KAJIAN USTADZ HERFI GHULAM
TEMA: KESEIMBANGAN DUNIA AKHIRAT OLEH IMAM GHAZALI
QS. AL-QASAS: 77 tentang keseimbangan antara mencari pahala akhirat & dunia, perintah berbuat baik, dan tidak berbuat kerusakan di bumi
Pelajari tentang anatomi diri menurut Imam Ghazali:
RUH
Ruh adalah unsur yang tidak dapat mati, bagian inti dari diri (cahaya).
QS. An-Nur ayat 35, 36, 37, 38: menjelaskan perumpamaan cahaya (nur) petunjuk Allah SWT di dalam hati orang beriman, kemuliaan rumah Allah atau masjid, sifat orang saleh yang tidak dilalaikan dunia, serta balasan pahala tanpa batas dari-Nya
Ruh dan kehidupan itu berbeda:
Kehidupan dialami oleh manusia, tanaman, binatang, sedangkan ruh hanya dialami manusia.
Setiap kehidupan pasti akan mengalami kematian, tetapi ruh tidak akan pernah mati.
JIWA
Jiwa banyak dipelajari dalam bidang keilmuwan.
Jiwa bisa diatur, dididik, dan ditarbiyah, karena itu kita diharuskan untuk belajar atau ngaji (ngatur jiwa).
Unsur-unsur dalam jiwa ada 4:
- akal
- nafsu (ambisi)
- ghadab (emosi)
- kalbu (hati)
Perumpaan ke-4 unsur dalam jiwa:
- hati: raja
- akal: perdana menteri
- nafsu/ambisi & emosi: tentara
Di dalam diri terdapat faktor internal yang merusak ibadah: contoh malas, mager, nafsu, dll, dan itu adalah perbuatan sia-sia yang sangat rendah/rugi.
QS. Al-Fatir: 5 berisi peringatan bagi manusia agar tidak tertipu oleh kehidupan dunia dan tipu daya setan
REFLEKSI
Setelah kita mengetahui anatomi diri tentang ruh, terutama jiwa kita, mari pelan-pelan kita perbaiki ke-4 unsur tersebut agar semuanya berjalan seimbang sehingga bisa menghasilkan pribadi yang terus istiqomah memperbaiki diri.
Tanyakan kepada orang-orang terdekat kita, suami & anak-anak kita, apa saja sifat/perilaku kita yang kurang, sehingga kita bisa pelan-pelan untuk mengubahnya jadi lebih baik, insyaAllah.
Hadirlah selalu dalam majlis ilmu agar jiwa kita selalu ditarbiyah, bersama-sama mengingatkan dalam amar ma'ruf nahi munkar.